Cherreads

Chapter 251 - Bab 251

Pengeboman terus berlangsung selama setengah menit, tak lama kemudian, gelombang kejut meletus dari dalam kobaran api tersebut, menghilangkan api yang membara.

Dari dalam asap, sosok atletis melompat tinggi ke udara, menuju targetnya.

*Boom!*

Perisai transparan langsung terkoyak setelah terkena serangan tersebut. Menanggapi hal ini, Yves mewujudkan Mirror Dimension untuk menghilangkan dampak serangan ke dimensi lain.

Dampak kejut dari serangan tersebut membuat debu berterbangan. Prajurit wanita itu tidak terluka, kini ekspresinya menjadi lebih dingin.

Menekuk lututnya, wanita itu sekali lagi melompat!

Mengeratkan cengkramannya, wanita itu langsung menebas ke arah Yves. Sangking kuatnya serangan itu, udara terasa terkoyak, bahkan ledakan sonik terjadi!

Yves mengendalikan sapu ajaibnya untuk turun, menghindari serangan lawan dengan kecepatan tinggi. Sambil menghindar, dia meraih senapan serbu dari kantung dimensi-nya.

"Dasar wanita gila! Sekarang terima ini!"

*Bang!*

*Bang!*

*Bang!*

Baterai dihidupkan, magnet berdaya tinggi langsung terkonsentrasi. Peluru berkecapan tinggi itu terbang seperti kilat! Prajurit wanita berjarak dua puluh meter itu langsung tertempuh hanya dalam waktu kurang dari 1,1 detik!

Tapi, hal yang mencengangkan tiba-tiba terjadi. Rekasi wanita itu lebih cepat dari pada peluru yang telah dipercepat secara magnetis!

Mengangkat perisainya, wanita itu berhasil memblokir peluru senapan magnet!

Lima puluh butir peluru berhasil ditembakkan dalam waktu dua detik dan Yves melihat musuhnya dengan tatapan takjub.

Meskipun dia jarang sekali menggunakan senjata api, tapi bidikannya sangat akurat, dan semua peluru itu berhasil mengenai perisai lawan.

Dampak peluru itu mendorong prajurit wanita itu mundur, bahkan terlempar sejauh lima puluh meter secara paksa, akan tetapi perisai itu masih berhasil memblokir peluru dengan stabil.

Berhasil menahan dampak dari peluru senapan serbu biasa saja sudah sangat luar biasa, dan wanita ini berhasil menahan puluhan butir peluru senapan magnet!

Menurunkan perisainya, prajurit wanita itu tersenyum genit, "Kamu sangat kuat, lumayan... sekarang aku yang akan membuatmu merasakan serangan Amazon!" Sambil meraung, wanita itu mengetukkan pedangnya ke perisai.

*Boom!*

Dentuman sonik diiringi dengan gelombang kejut kuat yang mendistorsi udara langsung memenuhi seluruh ruangan.

Menyimpan senapan serbu ke dalam kantung dimensi, Yves mengarahkan tangan kirinya ke depan, sedangkan tangan kanannya bergerak dari bawah ke atas seperti sedang mengangkat sesuatu.

Tanah yang awalnya tenang tiba-tiba mulai bergetar hebat, dalam sekejap mata, tembok kokoh yang terbuat dari tanah langsung terangkat!

Dinding bumi setinggi sepuluh meter itu langsung dihantam oleh gelombang kejut.

Puing-puing tanah berterbangan. Ketika pemandangan terhalang oleh seripahan tanah serta debu, cambuk hitam tiba-tiba datang dan melilit tubuh Yves!

Seluruh ruangan kembali tenang setelah tiga detik berlalu. Zona tempur yang awalnya utuh kini telah berubah menjadi lubang besar seluas tiga belas meter dengan kedalaman delapan meter!

"Kamu sangat pandai bertarung, kan? Mengapa kamu tidak mencoba melepaskan diri dari cambukku?" Prajurit wanita itu menggoda mangsanya yang telah tertangkap. Tidak ingin mangsanya lari, dia menariknya dengan paksa lalu menebaskan pedang panjangnya tepat ke tubuh lawan.

*Ding!*

Anehnya, tidak terdengar suara daging yang terpotong. Benar, wanita itu menebas benda keras berupa patung es! Sangking kerasnya patung es itu, telapak tangannya terasa sedikit sakit karena dampak serangan.

Katharina menatap patung es berwujud Iblis itu dengan tatapan heran. Sejak kapan cambuknya melilit patung es ini? Kemana Penyihir itu pergi?!

Ketika Katharina merasa terheran-heran, Yves muncul tepat di belakangnya menggunakan Potal. Dengan kekuatan penuh, dia menendangnya tanpa ampun!

*Boom!*

Prajurit wanita itu langsung menghantam patung es berwujud Iblis. Di sisi lain, Yves tidak berhenti di situ saja, mengangkat tangannya, kilatan guntur tiba-tiba muncul dari telapak tangannya.

"Jika api tidak dapat membunuhmu, maka cobalah ini, terapi pengobatan listrik!"

Guntur bertegangan tinggi langsung menyambar prajurit wanita itu.

Menahan serangan itu, dia menggertakkan giginya. Fireball serta senapan serbu magnet bukanlah apa-apa baginya, tapi sengatan listrik ini membuatnya sangat tidak nyaman dan tidak dapat bergerak!

Jika kekuatan fisiknya tidak kuat, tubuhnya pasti sudah dileburkan oleh guntur tersebut.

"Ahh! Sialan, lepaskan aku! Aku akan membunuhmu!" Sekujur tubuhnya bergetar tanpa henti.

Guntur bertegangan tinggi tidak hanya dapat membuat tangan dan kakinya bergerak tanpa kendali, tapi juga dapat memberikannya rasa sakit yang luar biasa.

Yves bukanlah tipikal orang yang akan melukai orang lain tanpa alasan, jika orang itu ingin mencelakainya, maka dia akan bertindak sesuai situasi.

Meningkatkan kekuatannya, cahaya biru guntur menjadi semakin terang, sangking benderangnya, seluruh ruangan seperti terkena flashbang!

Saat cahaya guntung menghilang, Katharina telah terbaring pingsan.

Melihat wanita itu, Yves cukup terkejut. Mampu menahan guntur bertegangan tinggi tanpa cidera, pertahanan wanita ini benar-benar tidak normal!

Serangan tadi sudah cukup untuk menghancurkan pesawat tempur serta tank, tapi wanita ini menahannya tanpa terluka sama sekali? Sebenarnya siapa wanita ini?

Apakah dia Vampir? Bionik? Mutan? Orang Atlantis?

'Tunggu, bukankah baru saja dia meneriakkan kata Amazon? Mungkinkah dia datang dari Paradise Island?'

Dia ingat tidak pernah memprovokasi orang-orang Amazon, tapi apakah 'menginginkan' mereka termasuk provokasi?

Mustahil! Jika benar demikian, maka pria di seluruh dunia akan menderita!

Sebenarnya siapa sih wanita ini? Wanita perkasa?

"Huh?" Katharina yang baru saja sadar bergumam dengan suara linglung.

"Hmph! Menurutmu aku siapa? Berani memprovokasiku? Aku akan membuatmu membayar!" Yves masih kesal akan mengapa wanita ini tiba-tiba menyerangnya. Jika dia ingin bermain, maka dia akan bermain juga!

Menggendong wanita atletis itu, Yves melemparkannya ke arah kasur, kemudian 'pertempuran' yang sesungguhnya dimulai.

Setelah ronde kedua selesai, Yves tidak lagi takut pada Katharina. Berkat ronde pertama, keahlian tempurnya menjadi lebih mahir.

Karena ronde kedua telah selesai, Yves memutuskan untuk beristirahat. Mewujudkan segelas susu serta kalkun paggang, Yves makan untuk memulihkan kekuatannya.

"Sudah sadar? Ini, makanlah sesautu, mau minum juga?"

"Hmph!" Katharina duduk berhadapan dengan pria itu dengan tampang tak senang.

Perisai dan senjatanya telah disita oleh pria itu, sekarang amarahnya hanya dapat diubah menjadi nafsu makan. Katharina menyantap makanan itu sambil menggertakkan giginya.

Mereka berdua makan dengan tenah, suasanya yang sebelumnya meledak-ledak kini anehnya berubah sangat sunyi...

Meminum segelas susu dalam satu tarikan napas, Yves akhirnya merasa lega. "Sebenarnya siapa kamu, dan mengapa kamu ingin membunuhku?"

"Aku mencium bau orang Atlantis dari tubuhmu, meskipun sangat samar, jadi aku ingin mengujinya."

"Aku adalah seorang prajurit Amazon, tapi itu dulu." Setelah makan makanannya dengan lahap, kini Katharina kembali tenang.

"Atlantis? Prajurit Amazon?" Yves merasa bahwa ada sesuatu yang benar-benar salah. Mengapa prajurit Amazon tiba-tiba muncul di sini?

"Namaku Katharina, nama lainku adalah Superwoman. Adapun mengapa aku menyerangmu, aku hanya ingin mengujimu." Jawab Katharina dengan nada tenang.

Access 230 extra chapters here: patréon.com/mizuki77

More Chapters