Di dalam perpustakaan Nexus S-4473 —
Suasana sunyi. Hanya suara halaman yang dibalik perlahan.
---
Lira berdiri di depan rak data kuno. Matanya tertarik pada satu buku. Bukan digital. Namun fisik. Tua. Dengan simbol-simbol asing di sampulnya.
"…Ini…" Ia mengambilnya perlahan. Membuka halaman pertama.
Tulisan di dalamnya — tidak biasa. Bukan bahasa yang dikenal manusia. Bukan juga sistem simbol umum. Namun — Lira tidak kesulitan.
Matanya menyala samar. Kemampuannya bekerja. Menerjemahkan. Memahami.
Beberapa detik berlalu. Lalu — ekspresinya berubah.
"…Tidak mungkin…"
Ia membalik halaman lebih cepat. Membaca lebih dalam. Lebih serius.
---
Isi buku itu — bukan sekadar sejarah biasa. Namun — tentang galaksi ini.
"…Kekaisaran…" Lira berbisik pelan. Tangannya sedikit gemetar.
Di dalam buku itu dijelaskan — bahwa galaksi ini tidak bebas. Tidak liar. Namun — dikuasai.
Sebuah kekaisaran besar. Dengan satu penguasa.
*Oreons Galactive. *
Nama itu tertulis jelas. Berulang kali.
---
Lira menelan napas. Membaca bagian berikutnya.
Oreons bukan sekadar pemimpin. Namun — penakluk.
Ia menghancurkan ras alien yang dianggap lemah. Tanpa ampun. Tanpa ragu.
Planet-planet yang menentangnya — dimusnahkan. Tidak dinegosiasikan. Tidak diberi kesempatan kedua.
Hanya — kehancuran.
---
Lira menutup buku itu perlahan. Namun pikirannya masih dipenuhi isi di dalamnya.
"…Jadi… ini bukan sekadar wilayah biasa…" Matanya menatap kosong sesaat.
Semua yang mereka lalui — Hydra. Pergerakan aneh. Serangan tanpa wujud.
Mungkin — bukan kebetulan.
Ia menggenggam buku itu. Lebih kuat.
"…Kalau ini benar…" Nada suaranya berubah. Lebih serius. "…maka kita sudah masuk wilayah kekuasaan mereka."
---
Lira berdiri. Tidak ragu lagi.
Ia berjalan keluar dari perpustakaan. Langkahnya cepat.
Menuju ruang utama.
Ia tahu — informasi ini terlalu penting untuk disimpan sendiri.
