Di dalam Nexus S-4473 —
Layar utama menampilkan satu titik yang semakin besar. Kapal perompak. Jarak mereka — semakin dekat.
Suasana menjadi gelisah. Beberapa kru menatap dengan cemas. Yang lain diam. Menahan ketegangan.
---
Aryes berdiri di depan. Tatapannya tajam. "…Kita tidak punya banyak waktu."
Ia mengaktifkan tampilan taktis. Beberapa jalur dan kemungkinan muncul. Cepat. Efisien.
"…Kita tidak bisa menghadapi mereka secara langsung." Nada suaranya tegas. "…Jadi kita pecah pergerakan."
Semua langsung fokus.
---
Aryes mulai menjelaskan.
"Storm. Arabels. Proxi." Ia menunjuk mereka bertiga. "…Kalian aktifkan Mecha Ginga Stars."
Arabels sedikit terkejut. "…Apa sekarang?"
Aryes mengangguk. "…Kalian keluar dari jalur utama. Menuju planet lain. Cari informasi."
Storm tidak membantah. Hanya menatap layar.
---
Aryes melanjutkan. "Zero. Violys. Jester." Ketiganya menoleh. "…Kalian gunakan kapal kecil Minor 4 X2."
Jester tersenyum tipis. "…Penyusupan, ya."
"Ambil alih kapal mereka kalau bisa." Aryes berkata singkat.
Zero mengangguk. "Baik."
Violys menambahkan pelan. "…Atau hancurkan dari dalam."
Aryes tidak menyangkal.
---
Lalu ia menatap satu orang lagi. "Napstylea."
Napstylea berdiri tenang. "…Aku mengerti."
"Jadi pengalih perhatian." Aryes berkata. "…Buat mereka fokus ke luar."
Napstylea mengangguk. Cahaya samar muncul dari tubuhnya. Armor perak mulai terbentuk.
---
Terakhir — Aryes menarik napas. "…Aku, Lira, dan yang lain…" Ia menatap ke seluruh ruangan. "…akan tetap di sini. Menjaga Nexus."
Lira menggenggam bukunya. Matanya serius. "…Kalau mereka menyerang langsung…"
Aryes menjawab singkat. "…Kita bertahan."
---
Hening sesaat.
Semua memahami satu hal — ini bukan rencana sempurna. Namun — satu-satunya pilihan.
---
Di luar —
Kapal perompak mulai terlihat jelas. Bentuknya kasar. Besar. Dipenuhi senjata.
Di dalamnya — salah satu anak buah Gyroll berdiri. Menatap ke arah Nexus.
"…Target ditemukan."
---
Di Nexus —
Semua mulai bergerak. Tanpa ragu lagi.
Storm berbalik. Menuju hangar. Arabels mengikutinya. Proxi berjalan di belakang.
Zero, Violys, dan Jester bergerak ke arah lain. Menuju kapal kecil.
Napstylea berdiri diam. Armor peraknya kini sempurna. Bersinar di bawah cahaya kapal.
Aryes tetap di tempatnya. Menatap layar.
"…Ini dimulai."
