Di tengah ruang angkasa... Storm perlahan bangkit. Tubuhnya terlihat lemah. Bukan karena ia menyerah. Bukan pula karena ia telah kalah. Masalahnya adalah Armor Skycrimson miliknya telah mengalami kerusakan parah. Sebagian lapisan armor bahkan telah hancur. Sistem pendukungnya tidak lagi bekerja dengan sempurna. Napas Storm terdengar berat. Namun tatapannya tetap tertuju pada Zyron. "Aku masih bisa bertarung."
Tangannya gemetar. Perlahan... Storm mengangkat satu tangannya ke depan. Ratusan Blades Crimson yang sebelumnya bergerak tanpa arah tiba-tiba berhenti. Zyron langsung menyadari perubahan itu. "Apa...?"
Semua bilah merah mulai berputar. Kemudian... Mereka bergerak serempak menuju Zyron.
*FWOOSH! *
Ratusan Blades Crimson melesat seperti badai merah. Zyron langsung bergerak mundur. Ia tidak berniat menerima serangan tersebut secara langsung. "Jangan bercanda!" Zyron mempercepat gerakannya. Namun Blades Crimson terus mengejarnya.
Storm berusaha mempertahankan kendali. Tangannya semakin gemetar. Rasa sakit menjalar di lengannya karena tubuhnya dipaksa mengendalikan seluruh bilah sekaligus. Namun ia tidak berhenti. "Pergi... Habisi dia!"
Energi Storm semakin terkuras. Lalu terdengar suara keras dari lengannya.
*KRAK! *
Storm terdiam. Ia memaksakan tubuhnya terlalu jauh. Lengannya mengalami cedera parah akibat tekanan yang diterimanya. Namun Storm tetap mempertahankan kendali. Matanya masih menatap Zyron. "Jangan... Berhenti..."
Di kejauhan... Zyron terus menghindari ratusan bilah yang mengejarnya. Satu demi satu Blades Crimson melesat melewatinya. Zyron berputar, menghindar, lalu kembali mempercepat gerakannya. Ia mulai menyadari sesuatu. Storm memang semakin lemah. Tetapi serangan ini justru membuatnya sulit mendekat. "Kalau aku memaksakan diri menyerangnya sekarang... Aku bisa terkena bilah-bilah itu."
Zyron kemudian menyeringai. Ia yakin bahwa setelah badai Blades Crimson ini berakhir... Storm tidak akan memiliki banyak tenaga lagi. "Teruslah menyerang!" teriak Zyron. "Aku hanya perlu menunggu!"
Storm tidak menjawab. Ia terus mempertahankan kendali meskipun tubuhnya semakin melemah. Ratusan Blades Crimson masih mengejar Zyron tanpa henti. Dan untuk sementara... Zyron tidak punya pilihan selain terus menghindar. Namun dalam pikirannya... Ia sudah yakin. Jika serangan ini berakhir, Storm akan berada dalam kondisi yang jauh lebih buruk. Dan saat itulah... Zyron akan menyerang dengan seluruh kekuatannya.
