Cherreads

Chapter 867 - Di Balik Kaca Kapal

Kapal Nexus perlahan bergerak mendekati lokasi tempat Storm, Arabels, dan Tyrannons berada. Di sampingnya, Mecha Ginga Stars juga bergerak mengikuti kapal. Keduanya akhirnya berhenti di area yang relatif aman. Pintu hanggar Nexus terbuka. Namun tidak ada seorang pun manusia yang keluar.

Aryes berdiri di balik kaca kapal bersama Violys, Zero, Lira, Jester, dan Roxis R-5. Mereka semua memandang ke arah Arabels. Wajah mereka berubah serius. Arabels terlihat sangat lemah. Tidak ada satu pun dari mereka yang bisa turun begitu saja. Mereka hanyalah manusia biasa yang tidak mampu bertahan hidup di ruang hampa tanpa perlengkapan khusus.

Aryes mengepalkan tangannya. "Arabels..." Violys menatapnya dengan cemas. "Kondisinya semakin buruk." Lira hanya terdiam. Jester menundukkan kepalanya. Roxis R-5 yang biasanya tenang tidak mampu menyembunyikan kekhawatirannya.

Di luar kapal... Proxi melayang menggunakan sistem Ginga Stars. Ia memindai keadaan Arabels. Hasil pemeriksaan membuatnya semakin serius. "Kondisinya kritis." Proxi kemudian melihat Storm. Storm sendiri juga sudah kehilangan banyak energi setelah pertarungan melawan Dargon. Proxi ingin membantu. Namun ia tahu kemampuan sistem medis yang dimilikinya tidak cukup untuk menangani luka tersebut.

Terlebih lagi... Ia mengetahui sumber luka Arabels. Eternal Golden Dragon Sword. Proxi menganalisis kembali data senjata tersebut. "Pedang itu..." Suaranya terdengar berat. "Kekuatan energinya terlalu tinggi." Ia menatap Storm dan Arabels. "Makhluk dengan tingkat kekuatan di bawah ras naga akan kesulitan bertahan setelah terkena serangan langsung dari senjata tersebut."

Proxi mengepalkan tangan mekanisnya. Namun ia tidak bisa berbuat banyak. Untuk pertama kalinya... analisis dan kemampuan teknologinya tidak mampu memberikan solusi.

Dari dalam Nexus, Aryes melihat Proxi hanya berdiri diam. "Proxi..." Proxi menoleh ke arah kapal. Aryes tidak perlu bertanya. Ia sudah memahami situasinya. Mereka semua hanya bisa menunggu.

Di luar sana, Storm duduk dengan tubuh yang masih lemah. Napstylea berada di sampingnya. Tyrannons masih menjaga Arabels. Dan Libra tetap melayang jauh di atas mereka.

More Chapters