Dalam kereta yang cukup padat oleh banyaknya orang.
Seorang gadis berkacamata duduk santai sambil membaca buku novel yang dibawanya, ia tak mempedulikan sekitarnya dan hanya fokus pada buku yang ia baca.
Buku yang dibacanya adalah sebuah novel berjudul Story of Viola.
Bercerita tentang seorang tentara bayaran yang bertahan hidup di dunia yang penuh monster,
cerita ini di anggap klise oleh banyak orang tetapi Sofia tetap membacanya dan menunggu keluarnya volume terbaru novel tersebut.
Kereta perlahan berhenti yang menandakan tujuan pemberhentian sudah sampai.
Sofia itu menunggu semua orang keluar terlebih dahulu agar tidak berdempetan saat keluar nanti, ia juga masih melanjutkan membaca novelnya dengan santai tanpa terburu-buru untuk pergi.
Sebuah suara berat terdengar di telinga Sofia.
"kau akan masuk ke dalam novel"
Sofia melihat sekelilingnya tetapi tak ada seorang pun yang terlihat.
Semua orang menghilang entah dimana, bahkan penjaga kereta juga menghilang.
"Kau akan memerankan tokoh Viola"
Ucap suara misterius untuk terakhir kalinya.
Tak sempat protes ataupun bertanya Kesadaran Sofia sudah dipindahkan.....
Kesadarannya telah berpindah si tubuh Viola—sang antagonis di novel.
Sofia tersadar kembali.
Posisinya sekarang sedang berdiri di sebelah seorang pria tinggi yang memakai jas berwarna hitam dengan rambut rapi.
Penampilan pria itu sangat mendeskripsikan karakter bernama Jota—partner Viola.
Jota di dalam novelnya disebutkan sebagai pria tampan yang memiliki perasaan terhadap Viola tetapi dipendam.
Jota menoleh ke arah Viola,
"Kenapa kamu ngalamun?" Tanya Jota dengan santai.
Sofia berfikir keras bagaimana menjawab pertanyaan dari Jota, karena ia sekarang memerankan karakter Viola yang dikenal dengan sifat liarnya.
Akhirnya Sofia akting sebagai Viola dengan menirukan sifatnya,
"Tak apa-apa" jawab Sofia sebagai Viola dengan nada cuek.
Jota tak merespon apapun lalu menoleh ke arah lain.
Walau sifatnya berkebalikan dengan Viola, tetapi ia mampu memerankan nya dengan cukup baik tanpa dicurigai oleh Jota.
