Cherreads

Chapter 1 - AWAL DAN AKHIR

aku seorang pro gamer yang sedang menjadi topik hangat baru baru ini. kenapa tidak!?, karena aku berada di top leaderboards di posisi teratas dan menduduki posisi #1 tapi tak ada satupun yang tau kalau itu aku. yap itu aku, Revan.

aku suka sekali dengan game dan mencoba hal hal baru di game bahkan semua tutorial aku lewatin agar lebih menantang dan lebih seru. dan aku juga merasa sangat bersemangat sangat menemukan combo serangan baru, dan saat menjalankan quest level atas walaupun level ku masih di bawah atau masih di level pemula.

dan berkat itu juga aku sekarang menjadi pro gamer top 1 di leaderboards.

"Revan, cepat sarapan nanti kamu terlambat" suara seorang wanita dengan nada lembut.

"iya bu, segera"

aku pun menuruni tangga dan terlihat seorang wanita berusia 25-27dengan rambut hitam panjang terurai sedang menyiapkan sarapan di meja.

"cepat makan, ibu mau pergi berkerja"

"iya bu, terimakasih"

ini keseharian ku setiap pagi dan aku hanya tinggal berdua dengan ibuku, karena 5 tahun yang lalu ibuku sudah bercerai dengan ayah dan ayah dengan adiku dan aku bersama ibuku. tidak mewah tapi aku sangat menyukai keseharian ku ini dan semoga akan berlanjut untuk selamanya.

Waktu menunjukkan pukul 07:00 waktunya berangkat sekolah.

15 menit kemudian.... terlihat sebuah gedung sekolah dengan 2 tingkat. ini adalah sekolah ku dan aku kelas 2 SMA mulai hari ini.

"ngapain rev, ngelamun aja dari tadi" suara seorang laki laki yang sangat familiar di telingaku.

"oh, ngga papa... "

Dia adalah Rion temanku dari SMP dan entah bagaimana cara nya kita bisa terus bersama sampai sekarang. dia juga temanku yang paling akrab dan yang paling sering mengajakku ngobrol.

"eh kamu tau ngga ada game yang lagi viral saat ini, dan jadi topik hangat di antara para siswa laki laki!?" tanya Rion sambil menepuk punggungku. "bahkan para pro gamer di seluruh dunia sedang memainkannya" .

"apa yang kau maksud adalah game fantasy yang berjudul TALES OF RAIL yang di singkat game TOR"

"ya benar," jawab Rion dengan semangat "dan sekarang ada seorang pro gamer yang kini menduduki leaderboards top 1 padahal katanya dia adalah pro gamer terbaru dan game itu terkenal sulit".

"oh iya benar"

ya jelas tau lah, kan pro gamer itu aku sendiri. tapi aku sengaja tak memberitahu nya bukan hanya rion saja tapi semua orang tak mengetahuinya. karena aku tau nanti bakal menjadi merepotkan.

tak lama kemudian terlihat guru dari luar dan masuk ke kelas untuk memulai pelajaran.

"baiklah semua nya, harap tenang dan mari kita mulai pelajarannya". seru seorang guru itu.

pelajaran pun dimulai.

2 jam berlalu....

Kring kring kring

bel ganti pelajaran berbunyi

"baiklah anak anak pelajaran hari ni sampai sini saja" ucap guru di depan sembari mengemasi buku buku nya dan hendak keluar kelas.

setelah guru itu keluar, tak perlu waktu lama guru pelajaran ke dua telah tiba di kelas untuk memulai pelajaran.

duk duk duk

suara langkah kakinya terdengar jelas saat ia berjalan menuju bangku guru.

"salam perkenalan semua" ucap guru itu dengan suara berat "perkenalkan aku Felix aku adalah gur—ah tidak, lebih tepatnya aku adalah seorang pemandu".

"apa maksud nya"

Seluruh kelas ricuh dan kebingungan tak mengerti apa maksudnya. aku juga sangat kebingungan mendengar nya.

prok!!!

guru itu menepuk kedua tangannya dengan keras hingga kelas tiba tiba menjadi sunyi semua terdiam.

"aku tau kalian kebingungan jadi aku akan jelaskan perlahan" kata guru misterius itu "maksudnya pemandu adalah seorang yang memandu orang terpilih untuk menjadi pahlawan ke dunia yang berbeda, artinya kalian semua adalah orang terpilih yang ku maksud dan akan aku pandu ke dunia yang berbeda dari dunia ini".

semua orang yang di kelas berusaha untuk berpikir jernih dan memahami situasi.

"apa maksudnya orang terpilih dan dunia yang berbeda" aku bergumam "apakah ini seperti plot di komik komik dan game fantasy itu".

entah kenapa aku sedikit bersemangat mendengar nya, dan terlihat semua siswa di kelas yang masih kebingungan tapi ada juga yang sepertinya berpikir sama seperti ku.

"aku akan membukakan portal perpindahan dan tutup mata kalian rapat rapat" ucap Felix seraya mengangkat kedua tanganya.

semua siswa di kelas itu mengikuti perintah Felix dan mereka pun menutup mata mereka rapa rapat.

flip.. wosh...

walaupun sudah menutup rapat mata tapi sebuah cahaya putih menyilaukan dalam sekejap dan embusan angin sepoi sepoi.

"buka mata kalian pelan pelan" suara Felix kembali terdengar.

semua pun mulai membuka mata mereka pelan pelan. dan boom terlihat pemandangan yang tak biasa.

sebuah ruang istana dengan yang luas dan besar terlihat seorang pria paruh baya dengan mahkota di kepalanya serta seorang wanita sedikit lebih muda di sampingnya sedang duduk serta dua orang satu pria dan satu wanita yang memakai pakain kesatria dan pedang di sarung nya dan mereka berada di samping pria bermahkota tersebut.

"apa.. apa itu seorang raja"

"ada kesatria juga"

"mereka tampak gagah dan brwibawa"

pertanya pernyataan bermunculan di antara para siswa.

aku mencoba mencerna dan berfikir jernih siapa mereka dan di manakah ini.

"pria bermahkota dan kesatria serta ruang layaknya istana, tak salah lagi ini pasti di istana dan mereka raja dan kesatria, apakah semua ini nyata?!" gumam ku.

terlihat Felix sudah membungkuk hormat kepada pria paruh baya bermahkota itu. tak salah lagi bahwa itu adalah seorang raja dan ratu kerajaan.

"hamba telah melaksanakan tugas yang mulia" kata Felix dengan suara tegas dan hormat.

"bagus, berdirilah" raja itu berkata.

"perkenalkan semuanya aku adalah raja dari kerajaan ini, nama ku Cedrik el Valamir" kata raja itu sambil berdiri dengan suara tegas dan bijak. "sebelum itu, aku ucap kan selamat datang di Kerajaan Valamir".

aku tak menyangka hal ini nyata, tapi tetap saja, aku tak boleh lengah karena jika ada hal yang tak terduga bisa aku antisipasi.

"hei Rev, apa kita benar benar sedang berada di dunia fantasy seperti di komik komik" tanya Rion di sampingku.

"seperti nya itu benar"

"apa kau tak merasa sedikit penasaran dan bersemangat tentang hal hal di luar?" tanya kembali Rion "apakah nanti bakal ada seekor naga dan yang terpenting apakah di sini ada sihir seperti di dunia fantasy pada umumnya?!!".

"entahlah, tapi kau benar entah kenapa aku merasa sedikit bersemangat"

"benar kan" ucap percaya diri Rion.

More Chapters