Cherreads

Chapter 632 - Petir Merah Melawan Jenderal

Suasana di dalam kapal armada Aquila berubah mencekam. Aura Kaidles Lorevath mulai memenuhi seluruh ruangan. Tekanan dari jenderal kekaisaran itu membuat para prajurit Aquila sulit bergerak.

Tatapannya dingin mengarah pada Seleneva. "…Pengkhianatan terhadap kekaisaran tidak bisa dimaafkan."

Dan dalam sekejap — Kaidles langsung melesat ke depan.

*WHOOOSSHH!! *

Pedangnya terhunus cepat. Targetnya jelas. Kepala Ratu Seleneva.

Sebelum tebasan itu sampai — seseorang sudah berdiri di depannya. Crimgard.

---

*CLAAANGG!! *

Pedang merah Crimgard langsung menahan serangan Kaidles. Percikan energi merah dan emas meledak di seluruh ruangan.

Crimgard menyeringai. "…Lawanmu aku."

Belum sempat Kaidles bergerak lagi — Crimgard langsung menghantam dadanya dengan tendangan kuat.

*BOOOOMM!! *

Tubuh Kaidles terlempar menembus dinding kapal. Dan langsung terpental menuju luar angkasa.

Crimgard melompat keluar menyusulnya tanpa ragu.

---

Di luar kapal — petir merah mulai memenuhi ruang hampa. Crimgard mengangkat pedangnya tinggi. Langit kosmik di sekitar mereka berubah merah gelap.

*GGRRRRZZZZTTTTT!!! *

Petir raksasa muncul dan langsung menyambar ke arah Kaidles. Ledakannya menerangi area Aquila.

Kaidles akhirnya benar-benar mulai kehilangan kesabaran. Tatapannya berubah jauh lebih dingin. "…Cukup bermain-main."

Ia menggenggam pedangnya kuat. Lalu — ukuran bilah pedangnya mulai membesar. Semakin panjang. Semakin besar. Hingga terlihat seperti tebasan raksasa yang membelah ruang hampa. Aura emasnya langsung menekan badai petir Crimgard.

Kaidles mengayunkan pedang besarnya tanpa ragu.

*SWOOOOOOOSH!! *

Tebasan emas raksasa langsung bertabrakan dengan petir merah Crimgard.

*BOOOOOOOOOOMMMMMM!!! *

Ledakan besar mengguncang area sekitar kapal Aquila. Gelombang energinya bahkan membuat armada di sekitar bergetar keras.

---

Dari dalam kapal — Seleneva menyaksikan pertarungan itu dengan tatapan cemas. Pantulan cahaya merah dan emas terlihat jelas di matanya.

Perlahan — tatapannya berubah tegas. Karena ia tahu — Crimgard tidak bertarung hanya untuk dirinya. Tetapi juga — untuk rakyat Aquila. Untuk semua orang yang mulai menderita karena kekaisaran.

More Chapters