"Di pesta kemarin kamu dengan count bakker, terus sekarang juga mengobrol dengan count bakker" menatap cemburu "Aku melihat kalian berduaan di taman dari kejauhan, apa jangan – jangan..." duke gevan li stefmpier nada kecewa.
*Jangan rencana kami ketahuan? Apa orang ini mendengar. Dalam hati mystiani de agelzyn grayson dengan gugup.
"Jangan apanya?" mystiani de agelzyn grayson datar.
"Jangan – jangan kamu udah tidak tertarik dengan wajah tampanku" duke gevan li stefmpier nada manja.
Sejenak aku mematung *Ternyata aku memikirkan hal sia – sia. Dalam hati mystiani de agelzyn grayson datar.
"Benarkan? Kalau sayangku punya kekasih gelap aku akan mempertimbangkan dengan sungguh - sungguh" duke gevan li stefmpier meledek.
"Diemlah dari pada umurmu menjadi pendek" mystiani de agelzyn grayson ketus.
"Kalau begitu aku akan memilih berumur pendek kalau kita bersama selamanya" duke gevan li stefmpier tersenyum meledek.
*Brukkk... "Kamu tidak apa – apa maaf menabrak kamu" dengan muka yang sangat polos memandangiku dengan puppy eyes.
"Tidak masalah, segeralah pergi" duke gevan li stefmpier dengan kesal.
"Tidak mungkin pasti sakitkan kamu" sambung gadis tersebut.
"Bukankah sampah ini tunangan kecoa itu" sambung mystiani de agelzyn grayson.
"Apa, maksudmu aku sampah?" dengan nada kesal gadis itu.
"Sayang aku gapapa kok, kamu peduliin aku sayang?" lembutnya duke gevan li stefmpier pada tunangannya.
"Menjijikan kalian para sampah pergi sana -!!" mystiani de agelzyn grayson ketus.
"Hei, tunangan putra mahkota dengarkan sayangku bilang pergi" duke gevan li stefmpier dengan bangga.
"Tetapi aku tidak seperti apa yang kau ucapkan -!!" bantah gadis tersebut.
"Ya, tetap saja pada intinya kau SAMPAH -!! Kan di ambil dan di daur ulang" duke gevan li stefmpier kesal.
Pertengkaran terus berlanjut.
"Kalau aku sampah berarti kamu sampah paling bau" menunjuk ke arah duke gevan li stefmpier.
"Aku ini tampan mana ada sampah tampan" duke gevan li stefmpier dengan nada tengilnya.
"Paling tampan putra mahkota di dunia ini!! Kamu mending ngaca sampah" gadis yang kesal karna sudah sedikit terbawa emosi.
"APAA? Aku ini orang paling tampan di kekaisaran tahu, gadis sampah mending kau yang ngaca" duke gevan li stefmpier yang semakin semangat untuk memanaskan suasana.
"Aku ini lebih cantik orang yang di sampingmu saja sampai tidak keliatan kehadirannya, mana ada orang tampan bicara seperti itu"ucap tajam sang gadis yang sudah tersulut dengan emosinya.
"Sayangku yang paling tahu makanya dia bersamaku, jaga sikap anda sudah kelewat batas" duke gevan li stefmpier dengan nada marah.
Menghampiri mereka "Kenapa ribut – ribut di lorong istana" mengelus gadis tersebut.
"Putra mahkota hiks... hiks... aku di tuduh hiks... sebagai pengganggu anda" menangis ke pelukan putra mahkota owen blair galespier.
"Lady mystiani apa bisa menjelaskan situasi sekarang?" putra mahkota owen blair galespier sambil menenangkan sang gadis.
"Anda percaya saja apa yang anda ingin percaya" lady mystiani de agelzyn grayson ketus.
"Sepertinya kekasih anda lelah putra mahkota kami pamit undur diri dan harus kembali ke aula pesta" salam duke gevan li stefmpier pada putra mahkota owen blair galespier.
Putra mahkota dan sang gadis pergi ke ruang istirahat, sementara kami kembali ke aula pesta.
***
Setelah itu kami berdua menghampiri putri grand duke lady valensya le karl brayzn dan putra ketiga alexander blair galespier untuk memberi selamat padanya.
"Terimasih. Lady mystiani dan tuan duke stefmpier di lain waktu aku akan mengadakan party tea kuharap anda berdua bisa datang" putri grand duke lady valensya le karl brayzn tersenyum.
"Undang diriku saja" putri marquess lady mystiani de agelzyn grayson dengan datar.
"Tidak lady tolong undang kami berdua, kami menantikannya" duke gevan li stefmpier gelisah.
***
Halaman istana.
Setelah pamit dengan bangsawan lain kami pulang, hampir mendekati gerbang.
*Brukkk... kyakkkk...ucap spontan gadis tersebut jatuh "Kenapa selalu menghalangi sih jangan – jangan kalian mengikutiku..." beranjak bangun sendiri.
Membungkuk "Anda tidak apa – apa" duke gevan li stefmpier ingin membantu.
"Jangan bermuka dua, dasar bangsawan hina" menepis tangan duke gevan li stefmpier.
"Tuan duke dan lady apa anda tidak apa – apa. Maaf kami sempat kehilangan nyonya" sambung pelayan istana.
"Tidak masalah, pergi dari pandanganku" mystiani de agelzyn grayson dengan ketus.
Mereka membawa gadis itu masuk ke istana.
"Kalian harus menghukumnya dia mengikuti... kalian dengar tidak!! Aku akan mengadukan ini langsung ke putra mahkota" kesal sang gadis.
"Sikapnya masih sama ternyata"
"Rumornya benar ya"
"Jangan keras – keras nanti mereka bisa dengar"
"Ssttt mereka pasti merencanakan sesuatu"
Bisik beberapa bangsawan yang melihat.
***
Kediaman marquess grayson.
"Sayang jangan lupa mimpiin aku ya" duke gevan li stefmpier nada goda.
"Nanti kalau ada party tea dari putri grand duke brayzn kabarin ya" sambung meledek "Sayang. Sayang. Sayang" duke gevan li stefmpier dengan semangat pada sang tunangannya.
Mystiani de agelzyn grayson yang memang sudah sangat lelah pergi meninggalkannya tanpa pesan jawab apapun.
***
Setelah hari itu aku mengumpulkan informasi, dokumen dan mengamankan bukti karena marquess sepenuhnya percaya padaku.
"Lady ada surat dari yang mulia putri kedua kekaisaran" ujar pelayan.
"Bacakan" lantang mystiani de aglezyn grayson.
"Lady di undang ke istana putri nanti---" belum terbaca semua mystiani de agelzyn grayson selak dahulu.
"Cukup jawab saja aku akan datang" mystiani dengan meminum tea di kamar.
"Semua orang sudah bergerak ya" mystiani de agelzyn grayson menatap ke arah jendela.
Sambil merias wajah dan merapihkan rambut lady, pelayan bergegas pergi "Kami pamit undur diri lady" ujar beberapa pelayan.
***
Sesampainya di istana putri.
"Aku akan membantu lady" kesatria menggenggam tangan mystiani de agelzyn grayson hendak turun dari kereta kuda.
"Kami menunggu kedatangan anda putri marquess lady mystiani de agelzyn grayson" sambung pelayan istana putri "Kami akan mengantar lady ke tempat putri berada."
***
Rumah kaca.
"Salam kepada bulan kecil kekaisaran putri kedua elizabeth" putri marquess lady mystiani de agelzyn grayson sambil membungkuk untuk menyapa dengan tanda hormat.
"Duduklah lady, silakan di minum teh nya". sambil tersenyum "Aku tidak menyangka lady akan ikut berpartisipasi" putri kekaisaran kedua ellizabeth blair galespier sambil meminum teh.
"Aku juga tidak menyangka yang mulia akan mendapatkan dukungan ratu" putri marquess lady mystiani de agelzyn grayson sambil meminum teh.
"Sepertinya diriku tidak salah memilih lady" putri kekaisaran kedua ellizabeth blair galespier yang tersenyum.
"Terimakasih atas sanjungan anda padaku yang mulia" putri marquess lady mystiani de agelzyn grayson dengan santai berbicara dan memakan cemilan yang ada dimeja.
"Bakat terpendam lady kenapa tidak seperti kebanyakan orang" sambung pujian putri kekaisaran kedua ellizaberh blair galespier dengan tersenyum karna kagum.
"Aku tidak tertarik apapun untuk sekarang" dengan tegas "Tetapi aku menantikan pertunjukkan menarik" putri marquess lady mystiani de agelzyn grayson menatap tajam.
"Sayang sekali bakat lady hanya di salurkan melalui marquess grayson, aku mendengar kemenangan ini karena strategi marquess grayson" putri kekaisaran kedua ellizabeth blair galespier tersenyum.
"Diriku tidak suka berbasa – basi, aku akan mengatakan intinya. Aku akan menghancurkan kepala sebelum kehancuran tersebut aku akan menjadi lawan seimbang" putri marquess lady mystiani de agelzyn grayson dengan tegas.
"Lady cukup kejam ya sesuai rumor, aku akan meminjamkan prajurit kepada lady kabarin lewat gagak jika anda--,
HALO GUYS TERIMAKASIH YANG UDAH BACA. Apabila ada penulisan kata dan penokohan yang tidak sesuai akan segera kami perbaikin. bantu share dan voting ya guys terimkasiiii:3
